Kondisi Pada Bahasa C di linux

1.      Menggunakan kondisi IF-ELSE pada Bahasa C didalam Linux

Pernyataan kondisi adalah suatu algoritma dimana Jika kondisi benar, maka pernyataan akan diproses. Sebaliknya, jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak akan diproses. Kondisi harus ditulis di dalam tanda kurung, sedangkan pernyataan dapat berupa pernyataan tunggal, majemuk, atau pernyataan kosong.
Bentuk umum kondisi pada C hampir sama dengan bentuk umum kondisi pada bahasa pemrograman lain, seperti IF, IF-ELSE, SWITCH-Case.
Berikut ini adalah contoh program dengan menggunakan IF-ELSE. Dimisalkan pada suatu sekolah diadakan sebuah ujian bersama, dan sekolah tersebut membutuhkan program untuk menginput nilai dari para siswanya, dibawah ini adalah salah satu program untuk memecahkan masalah tersebut, dengan langkah-langkahnya sebagai berikut:
Pertama buka dahulu distro Kuliax 6.0 pada Vmware Player, kemudian tampilkan Terminal pada menu aplikasi, setelah muncul tampilan terminal, ketik vi lam1-2.c, kemudian enter akan muncul tampilan kosong terminal, setelah itu tekan insert dan ketikan kodingan seperti tampak pada tampilan dibawah ini:
Image
 Script Dasarnya:
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
int a;
printf(“Masukan Inputan Angka : \n”);
scanf(“%d”,&a);if(a%2==1)
printf(“\n Ganjil \n”);
else
printf(“\n Genap \n”);
getch ();
return 0;
}

Setelah selesai mengetikan source nya pada terminal, kemudian tekan tombol ESC, tekan [Shift] + [:], dan ketikan wq, maka akan muncul tampilan awal terminal.
Pada saat tampilan sedang diproses, lakukan compile untuk mengecek hasil penulisan source yang telah ditulis sebelumnya dengan mengetik  sesuai format compile :
gcc (nama-file-pertama.c) –o (nama-file-baru)
kemudian tekan enter, jika tidak ada komentar yang berlebih maka bisa diartikan bahwa program sudah dianggap benar/fix. Setelah mengkompile, lakukan pemrosesan data (eksekusi) dengan mengetikan :
./(nama-file-baru pada saat mengkompile)
Misalkan pada awal pertanyaan akan diisi dengan angka 50, maka akan muncul pernyataan “ANDA TIDAK LULUS UJIAN !!!”, mengapa? Karena pada source kode tertulis jika siswa dinyatakan lulus harus memiliki nilai lebih dari 65, lainnya dianggap tidak lulus.
                Agar lebih jelasnya, bisa langsung dilakukan praktiknya dengan petunjuk seperti pada tampilan dibawah ini:
TAMPILANNYA:
 Image
Jika sudah muncul dengan apa yang kita inginkan pada source kode yang dibuat sebelumnya, maka program telah sukses dieksekusi.
2.      Menggunakan kondisi SWITCH-CASE pada Bahasa C didalam Linux
Pernyataan SWITCH-CASE adalah suatu algoritma dimana Jika kondisi benar, maka pernyataan pertama yang akan diproses, jika salah maka akan berlanjut pada pernyataan kedua, hingga pernyataan yang terakhir ditentukan.
Konsep ini sama seperti konsep Select-Case ada bahasa pemrograman lain, seperti COBOL, Pascal, dll.
Berikut ini adalah contoh program dengan menggunakan SWITCH-CASE. Dimisalkan pada pada suatu restoran yang menawarkan berbagai menu makanan, agar mempermudah proses perhitungan, maka dibutuhkan program untuk memecahkan masalah tersebut, dengan langkah-langkahnya sebagai berikut:
Pertama buka dahulu distro Kuliax 6.0 pada Vmware Player, kemudian tampilkan Terminal pada menu aplikasi, setelah muncul tampilan terminal, ketik vi lam1-3.c, kemudian enter akan muncul tampilan kosong terminal, setelah itu tekan insert dan ketikan kodingan seperti tampak pada tampilan dibawah ini:
Image
Script Dasarnya:
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
int pilih;
printf(“========== MENU ========== \n”);
printf(“1. Nasi Goreng \n”);
printf(“2. Mie Goreng \n”);
printf(“3. Ayam Goreng \n”);
printf(“Masukan Pilihan Menu Anda : \n”);
scanf(“%d”,&pilih);
switch(pilih);
{
case 1:printf(“\n Anda Memilih Nasi Goreng \n”);
break;
case 2:printf(“\n Anda Memilih Mie Goreng \n”);
break;
case 3:printf(“\n Anda Memilih Ayam Goreng \n”);
break;
default:printf(“\n Pilihan Tidak Ada Pada Menu !!! \n”);
}
getch ();
return 0;
}
                Setelah selesai mengetikan source nya pada terminal, kemudian tekan tombol ESC, tekan [Shift] + [:], dan ketikan wq, maka akan muncul tampilan awal terminal.
                Pada saat tampilan sedang diproses, lakukan compile untuk mengecek hasil penulisan source yang telah ditulis sebelumnya dengan mengetik  sesuai format compile :
gcc (nama-file-pertama.c) –o (nama-file-baru)
kemudian tekan enter, jika tidak ada komentar yang berlebih maka bisa diartikan bahwa program sudah dianggap benar/fix. Setelah mengkompile, lakukan pemrosesan data (eksekusi) dengan mengetikan :
./(nama-file-baru pada saat mengkompile)
Misalkan pengunjung restoran akan memesan pilihan makana “Nasi Goreng”, maka pengunjung restoran hanya tinggal memasukan angka pilihan no 1, yaitu nasi goreng selanjutnya sama, yang berbeda adalah pilihannya saja. Dan untuk pernyataan terakhir jika tidak menginput angka 1-3, maka akan muncul pernyataan “Pilihan Tidak Ada !!!”.
                Agar lebih jelasnya, bisa langsung dilakukan praktiknya dengan petunjuk seperti pada tampilan dibawah ini:
TAMPILANNYA:
Image
Jika sudah muncul dengan apa yang kita inginkan pada source kode yang dibuat sebelumnya, maka program telah sukses dieksekusi.
Semoga Memberi Manfaat.

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s